Wibu dan Otaku

 

Hai kamu.! Mari kita kemon langsung ke topik pembahasan sesuai judul postingan kali ini, Gaperlu diceritain gimana tadinya kamu bisa sampe nyasar di blog ini,  yang jelas kamu bisa nyampe disini bisa jadi gara gara kamu penasaran sama arti weeabu atau wibu dan otaku yang sekarang ini emang lagi rame seliweran dimedia sosial baik di status, meme, atau komenan para netters yang sering nyebutin kata wibu dan otaku hingga akhirnya kamu penasaran terus searching² dan akhirnya nyangkut disini, atau bisa jadi kamu adalah pengunjung setia blog ini yang gabisa hidup tanpa blog kesayangan ini.? Hmm sulit memang.. Sulit dipercaya..  :D

Okeh tanpa pikir panjang mari kita kembali ke topik pembicaraan kita soal arti wibu dan otaku yang bikin kamu penasaran,

dijaman kekinian kaya sekarang ini emang banyak banget istilah² yang dipake sama anak anak muda zaman now yang kadang bikin bingung khalayak ramai, termasuk anda, antum, kamu, umak, elo dan ente ente semua kecuali ane dan saya..

Tapi yasudah biarkan saja itumah anggap saja warna kehidupan karna mau gimana lagi orang mau protes juga gabisa ya mending ikutin aja..

Jadi begini..

Wibu adalah orang yang bisa dibilang “over-fanatik” terhadap segala yang berbau kejepang jepangan kaya Anime,  J-Pop dll, hmm mungkin mereka rindu pengen dijajah lagi sama jepang :D

Seorang Wibu dapat dilihat dari kelakuannya di sosial media (terutama facebook) yang apa apanya serba kejepang jepangan padahal gak sipit dan malah ga jarang ada wibu yang mirip negro, Mulai dari profile picture-nya yang tidak pernah menggunakan foto asli dan menggunakan foto anime aktor atau apa aja yg berbau jepang termasuk rumput jepang :D , menggunakan nama samaran yang berbau kejepangan (misalnya nama aslinya purnomo kemudian di sosmed diubah jadi Yoshikawa, yoko ono, sumitomo, dll), dan selalu mengagung-agungkan Jepang dan melupakan negeri sendiri yang seharusnya diangkat dan dibanggakan sebagai ciri anak bangsa sejati. Gaya bicara seorang wibu juga khas, yakni mencampura dukkan bahasanya sendiri dengan kata serapan dari Bahasa Jepang seperti desu, sugoii, kawaii,honda, suzuki, yamaha, kawasaki dan lainnya. :D

Intinya, seorang wibu itu bisa dibilang orang yang terlalu fanatik dengan jepang hingga semua perilakunya berkiblat ke Jepang, atau mungkin mereka juga naik hajinya ke jepang bukan ke mekkah.

Seorang wibu mungkin lupa atau gatau kalo kita dulu pernah dijajah oleh jepun, jepang, nipon dan menjadikan nenek moyang kita budak rhomusa dan jugun yanfu, kalau mereka tau itu harusnya mereka tidak seperti itu. ,

Tapi tidak semua orang yang suka dengan Jepang adalah Wibu, ada istilah lain selain wibu untuk orang orang yang mengidolakan kejepang jepangan karena ada kategori lain yang bikin mereka bisa saja disebut dengan Otaku. 

Otaku hampir setara dengan wibu. Namun Otaku lebih less-fanatic dibandingkan Wibu. Terkadang, orang mendefinisikan Otaku adalah Wibu, namun hanya untuk orang Jepang asli.

Perbedaan wibu dan otak² otaku adalah Otaku lebih less-fanatic dibandingkan Wibu. Otaku suka juga dengan kejepangan tapi tidak secara berlebihan.

Otaku tidak terlalu menunjukkan kesukaannya terhadap Jepang, dan masih mencintai budaya negeri sendiri, atau bisa dibilang cuma demen aja.

Kesimpulan

Ya, definisi wibu dan otaku sendiri masih banyak diperbincangkan oleh banyak orang dan komunitas, tapii definisi wibu dan otaku pada postingan ini adalah hasil riset sendiri dari berbagai sumber yang tidak mau bertanggung jawab karena belum siap. :D

Intinya kalau kamu suka dengan budaya Jepang atau budaya manapun, jangan sampai lupa apalagi membenci budaya sendiri, tetaplah menjadi anak indonesia yang selalu mencintai kearifan lokal dan tidak melupakan culture.

Dan itulah penjelasan mengenai arti wibu dan otaku menurut versi saya, jika anda, antum, kamu, elo dan ente masih meragukan maka silahkan cari sumber dan referensi sendiri yang lebih jelas, kalo saya sih no brablem tidak musholah karena itu semua adalah pilahan anda dan kamu semua..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *